Pusat Informasi Baterai ASUS

Daya tahan baterai tergantung pada suhu lingkungan, kelembaban, dan penggunaan notebook PC

Daya Tahan Baterai dan Siklus

  1. Penggunaan kapasitas baterai versus performa siklus mengikuti tipe kurva yang linear.
  2. Baterai Lithium-ion (Li-ion) umumnya memiliki siklus pengisian daya antara 300 hingga 500 siklus. Dengan penggunaan yang biasa, baterai Lithium-ion dapat menghantarkan sekitar 80% dari kapasitas aslinya setelah 300 siklus atau setelah sekitar satu tahun penggunaan.
  3. Suhu ambien yang lebih tinggi atau lebih rendah ketika penggunaan dapat mengakibatkan kehilangan kapasitas hingga 70% dengan jumlah siklus yang sama.

  1. Faktor lain yang dapat mempengaruhi daya tahan baterai adalah desain sistem, model notebook, dan setingan manajemen daya pada sistem operasi. Suhu lingkungan, dan seberapa sering baterai digunakan hingga dayanya habis kemudian diisi ulang, juga mempengaruhi performa baterai.
  2. Tingkat penggunaan daya pada baterai notebook sangat berpengaruh pada setingan manajemen daya dan tipe aplikasi yang sedang berjalan. Sebagai contoh, aplikasi yang banyak menggunakan daya prosesor untuk grafis dan animasi, gaming, dan memutar video menghabiskan lebih banyak daya daripada aplikasi dekstop umumnya.

Memperpanjang Umur Baterai

  1. ASUS Power4Gear (Super Hybrid Engine) memberikan anda dengan empat mode manajemen daya untuk skenario penggunaan yang berbeda. Ketika sistem anda berganti pada mode DC, ASUS Power4Gear secara otomatis akan berganti pada mode saving untuk memperpanjang umur baterai.

    Anda juga dapat melakukan beberapa hal berikut:

    • Redupkan tingkat terang pada layar.
    • Batasi performa pada prosesor (CPU) dengan mengatur scroll bar pada “Maximum processor state” dan “Minimum processor state”. Mengurangi aktivitas prosesor dapat mengurangi konsumsi daya.*
    • Matikan komponen alat/hardware yang tidak sedang digunakan.
    • Aktifkan setingan auto power saving (Dim the dislpay brightness, Turn off display, Sleep after) untuk mengurangi konsumsi daya.

    Mengganti tingkat aktivitas prosesor dapat mempengaruhi performa sistem. ASUS menyarankan anda untuk menggunakan setingan default untuk setiap mode.

  2. Matikan alat wireless (Fn + F2) Jika anda sedang menjalankan aplikasi yang tidak memerlukan akses network seperti pengolah kata, anda dapat mematikan adapter wireless network anda, bluetooth atau dongle 3G, untuk mengurangi konsumsi daya.
  3. Matikan aplikasi dan aksesoris lainnya Anda dapat mematikan aplikasi atau aksesoris yang sedang digunakan. Mematikan atau menon-aktifkan aplikasi dan komponen yang tidak diperlukan dapat mengurangi konsumsi daya dan memperpanjang umur baterai.

 

Pernyataan Garansi Baterai Asus

  1. Garansi baterai ASUS berlaku dengan syarat dan ketentuan berikut.
    • Jika baterai masih dalam garansi dan menyebabkan notebook ON/OFF atau shut down secara tiba-tiba atau mencegah sistem untuk menyala, ASUS akan mengganti baterai yang rusak dengan yang baru.
    • ASUS akan mengganti baterai dengan kondisi berikut: (a) baterai tidak bisa di isi dayanya; (b) Notebook tidak dapat mendeteksi baterai; (c ) Sitem mengeluarkan peringatan berulang untuk segera mengganti baterai; (d) Indikator charge baterai berkedip secara tidak normal.
  2. Pengecualian dari Garansi Servis Terbatas
    • Kapasitas baterai berkurang secara normal karena pemakaian setelah sekian lama.
    • Produk telah diutak-atik, diperbaiki, atau telah di modifikasi oleh pihak yang tidak memiliki ijin.
    • Tidak bisa menyediakan bukti dari pembelian atau segel garansi telah rusak atau di modifikasi. Untuk bisa menerima garansi terbatas, harap simpan bukti pembelian dan jangan melepas segel garansi dari produk.
    • Komponen elektronik menunjukkan tanda adanya karat atau oksidasi akibat banyak dihadapkan pada suhu yang lembab atau kebocoran internal.
    • Kelalaian dan penyalahgunaan.

Tips Baterai Asus

  1. Baterai Lithium-IonBaterai Lithium-Ion (Li-Ion) menggunakan materail anoda termasuk di dalamnya lithium metal atau lithium alloy dan cairan elektrolit non-aqueous. Baterai Lithium-Ion menyediakan voltase yang tinggi, siklus umur yang panjang, dan daya isi ulang yang tinggi. Lithium-Ion sangat ringan, tidak berpolusi, dan tidak memiliki efek samping dari penggunaan daya yang tidak sempurna. Dapat di isi ulang secara cepat dan digunakan bersama smart battery charger sambil tetap mempertahankan kapasitas daya yang tinggi. Baterai Lithium-Ion digunakan dalam produk seperti telepon genggam dan laptop.
  2. Baterai Lithium PolymerBaterai Lithium Polymer adalah jenis baterai yang paling banyak digunakan di pasaran. Keuntungan dari jenis ini adalah kepadatan energi yang lebih tinggi dan bentuk baterai yang bisa menjadi sangat kecil, tipis, ringan dan biaya produksinya rendah. Baterai lithium polymer dapat dibentuk menjadi apa pun hingga ketipisan 0.5mm. Baterai ini menyediakan kapasitas daya dua kali lipat dari baterai lithium-ion pada bentuk yang sama. Baaterai lithium polymer banyak digunakan pada telepon genggam, laptop dan tablet.