Review: Asus PadFone S (PF500KL)

Asus PadFone S

Diawali dengan penggabungan nyata sebuah smartphone dan tablet, kini Asus melahirkan kembali generasi terbarunya yang disebut ‘super phone’ yaitu Asus PadFone S. Bila kita kilas balik dengan Asus Padfone 2 yang berbanderol 9 jutaan, kini Asus membanting harga hingga hampir sepertiganya namun dengan peningkatan spesifikasi berkali lipat.

Asus PadFone S dibekali dengan hardware-hardware yang diklaim super. Snapdragon 801 (2,3 GHz) memiliki kecepatan di atas rata-rata prosesor ponsel. Lalu layar full HD 1920×1080 441 ppi dan teknologi 4G LTE (cat4) yang dianggap super, untuk saat ini. Belum lagi kemampuan merekam video dengan resolusi 4K Ultra HD, dan tahan banting hingga 1,5 meter ke permukaan baja dan tahan percikan air.

ASUS PadFone S bisa disebut sebuah inovasi unik yang mampu menggabungkan smartphone dan tablet. Perangkat ini terdiri dari 2 bagian yaitu ponsel dan station. Ponsel itu sendiri seperti ponsel kebanyakan dengan bentuk yang umum namun dengan tambahan port penghubung bila disatukan dengan station, yaitu berupa 2 lubang penahan yang diletakkan di kanan dan kiri port data.

Demi mempertahankan penyatuan bentuk, desain dari ponsel itu sendiri pada sisi kanan dan kirinya dibuat miring kedalam menyerupai ‘dovetail joint’ (istilah perkayuan). Intinya bila ponsel dan station disatukan maka akan kokoh tidak ada pergeseran. Artinya PadFone S adalah perangkat yang sukses memberikan kemudahan dalam menggabungkan teknologi dan gaya.

Sedangkan station itu sendiri hanya dapat difungsikan saat ponsel disatukan dengannya. Sesuai dengan namanya, ‘station’ maka perangkat ini menyediakan satu ruang (yang diletakkan dibagian belakang) yang menjadi ‘landasan parkir’ buat ponsel.

Bagian dalam dari landasan parkir tersebut ternyata di kiri dan kanannya diisi dengan karet bergerigi yang mampu membuatnya seperti penjepit. Jumlah giginya ada 20 yang terdiri dari 4 kelompok yang masing-masing terdiri dari 5 gigi. Diantara 5 gigi atas dan bawah terdapat pegas berbahan karet yang dapat berputar. Inilah yang membuat dudukan ponsel pada station tetap stabil dan tidak bergerak.

Sedangkan pada bagian ujung bawah landasan terdapat tiang konektor data serta 2 tiang di kiri dan kanannya. Tiang ini yang membuat ponsel saat didorong masuk ke landasan menjadi pas dan tidak miring.

Kombinasi warna putih dengan list metalik pada sisi yang mengelilingi landasan parkir tersebut juga memberi kesan pemanis yang harmonis.